Sabtu, 15 Juli 2017

Belitung Island, Aku kembali menemukan Potongan Surga

Tahun 2017 menjadi tahun yang cukup membuat hati ini pasang surut... Tekanan, Pengkhianatan, pengingkaran serta perjuangan ada di tahun 2017. Namun ditengah ujian, pasti allah selalu kirimkan bersamanya orang-orang yang akan menguatkan... Entah mengapa, paragraf sok bijak itu yang menjadi pembuka tulisan ini, mungkin agar sejarah ini tercatat dan menjadi pembelajaran dan semangat bagi yang belum dan akan, atau sedang mengalami pasang surut kondisi...
Fokus ke Cerita tentang jelajah singkat Belitung Island... sudah lama keinginan itu ada, tapi waktu terlalu sulit untuk izin dan pergi menuju Pulau yang lokasinya diantara jawa, sumatera dan Kalimantan. Pulau yang semakin tersohor berkat novel dan Film Laskar Pelangi yang digawangi Adrea Hirata. Makin dan makin terkenal karena Pulau ini juga merupakan asal daerah Mantan Gubernur Petahana DKI yang mengehebohkam banyak pihak karena statemen2 tajamnya di berbagai aktivitasNya sebagai Gubernur. Ya intinya seperti itu awal mula aku mulai tau Pulau yang indah jika melihat postingan yang sudah pernah ke Belitung... Singkat cerita, ada sekat waktu dan iseng langsung whatapp teman kantor sebelah ruangan, langsung cek tiket harga murah dan pilih tour, langsung detik itu juga diselesaikan tanpa izin terlebih dahulu dengan atasan masing-masing... jadi setengahnya nekad traveller  J J J
Meskipun sudah pesan tiket dan bayar tour, nasib kami berdua masih tak menentu... apalagi dengan di umumkannya wajib diklat, dan batalnya bos rekan sebelah ruangan ke luar negeri... drama ala telenovela pun di mulai, tapi Tuhan berpihak pada kami, akhirnya kami jadi berangkat ke Pulau Belitung...

Selasa, 30 Mei 2017

Day #3

Ramadhan ke tiga

Yah... lagi lagi terlambat posting, malah posting siang hari di hari ke empat bulan Ramadhan... Kasusnya karena saat malam evaluasi, kurang enak lambung pinggang hingga kepala😡 ternyata itu membuat tidak berpuasa di hari ke empat Ramadhan

Puasa di hari ketiga kemarin, jadi hari pertama puasa di Ibu Kota Jakarta Tahun 2017 dan hari itu masuk kerja pertama setelah mintak libur pembukaan puasa. Suananya dari pagi mendung, sedih mungkin yaa Lampung, makanya hujan. Gua pikir sih gitu, ternyata di Jakarta juga yang gua datengin hujan, berarti bukan karena Lampung sedih gua ke Jakarta tapi emang cuaca di semua tempat hujan 😢

Sampai Jakarta jam 09.00, kali ini naik pesawat lambang kepala warna merah. I know what i mean lah yaa, yang emang udah hal biasa dalam hal pelayanan kurang baik, cuma karena tiketnya 150 ribuan jadi pakai itu aja 🀀 lumayan kan irit banget hehehe
Kondisi cuaca kan hujan, nah ini ujian kesabaran pertama, kita turun dari pesawat kondisi hujan gak ada bus yang biasa dinaikin kalau turun pesawat dan payungpun gak dikasih, okey untungnya gak terlalu jauh dan gua gak bawak barang banyak, hanya satu bucket bunga dan tas ransel di punggu. Gua pun berlari ke arah pintu masuk bandara.

Tidak sampai disitu, ujian kembali datang dengan kemacetan panjang menuju kantor.. masya allah, macet banget, dari bandara ke kantor dua jam sendiri... untung aja ada gocar 😐 Bayangin kalau pakai taxi, bisa bisa lebih mahal bayar taxi ketimbang naik pesawat 😨😱

Sampai kantor gua kerjakan tugas hingga sore hari dan pulang kerumah. Sampai rumah mandi, dan berbuka puasa sendirian 🀒 saat moment begini yang buat selalu kepikiran, buruan deh ketemu jodoh biar gak buka puasa sendiri #nahLoh hahaha Guyoon😬

Ya berbuka puasa, lanjut ibadah shalat wajib tilawah, nonton film, shalat wajib isya, tilawah nonton film dan memulai nice conversation hingga tertidur 😺

Minggu, 28 Mei 2017

Day #2

Ramadhan hari Kedua

Seharusnya tulisan ini di posting malam tapi karena mata tak cukup kuat dan perasaan yang sedang berbunga, sehingga memutuskan untuk posting pagi saja

Ramadhan kedua tahun ini masih di Lampung, undangan acara buka bersama dimulai. Hari kedua ini undangan dari HMI, awalnya akan hadir tapi tiba-tiba badan ini lemas dan memutuskan tidak hadir. Akhirnya berbuka di rumah saja bersama keluarga, meskipun sejak pagi tadi Bapak dan Ibu sudah kembali ke Kabupaten karena senin mulai kerja.hmm

Alhamdullilah puasa hari kedua masih lancar, meskipun lemas. Nampaknya akibat sahur yang tidak bagus, aku hanya menyantam mie buatan ibu :) tidak menyentuh hal lain, pede sudah kenyang nyatanya 1/2 hari seperti gak mampu mengangkat telingan... ibadah sih jalan terus, tapi kondisinya gak se fit puasa hari pertama. Ditambah suasana hujan, jadinya seharian dirumah aja. Pembelajaran memang untuk hari selanjutnya, agak tidak sembarangan saat santap sahur. Sehingga sore hari saat jelang berbuka, berinisiatif membeli salad sayur untuk sahur hari ketiga, supaya gak lemas seperti ramadhan kedua.

Sabtu, 27 Mei 2017

Day #1

Selama Ramadhan Tahun 2017 ini sedang berusaha menulis setiap hari, tujuannya untuk evaluasi diri...

Hari pertama Ramadhan tahun 2017 ini, Alhamdullilah bisa saur dan berbuka puasa bareng keluarga tercinta di Lampung ❤️ Pekerjaan bukan ditinggalkan, tapi ditundakan sementara waktu demi bisa kumpul sama keluarga... hari pertama puasa ini, terasa banget panas terik, sampai buat sebagian orang rumah lemas. Tapi alhamdullilah semua pada bisa melewatkan hari ini, bahkan meskipun panas terik dan lemas dihari pertama, masih bisa meluangkan waktu untuk datang ke kampus, nyamperin adek tingkat, yang sudah sejak lama mintak waktu buat sharing akhirnya bisa ditepati juga janji manis gua πŸ˜€ cuma sedikit banyak masih banyak krikil-krikil kecil yang menguji kesabaran, salah satunya saat menyiapkan hidangan berbuka puasa, itu kompor pakai acara mati πŸ˜‚ nampak tak di ridhoi banget gua masak sesekali, tapi untunglah setelah diotak atik sama bokap itu kompor hidup dan akhirnya bisa berbuka puasa πŸ˜‹ menu hari pertama berbuka ini lumayan rame ada Es Buah, Somay, Bakso, Geblek (Makanan dari singkong, bacanya ee yaa bukan e')... ramai bukaannya karena sama keluarga, coba kalau udah balik ke jakarta... berbuka sama air putih sama kurma aja udah jadilah, syukur-syukur itu gak kejebak macet berkepanjangan ibu Kota. Tapi puasa hari ke 4 udah mulai ke Jakarta sih, yaudahlah nikmatin aja πŸ˜… Tahun kedua Ramadhan di Ibu Kota nya... semoga tahun depan, sudah bisa kembali ke daerah dengan keluarga yang lebih besar 😝

Rabu, 26 April 2017

Jepang ! Belum Pernah sebelumnya, mengangkat dua koper berkeliling kota sebahagia ini...

Disneyland, Tokyo Jepang
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".QS. 'Ibrahim [14] : 7

Alhamdulillah... Hanya kata itu yang bisa mewakili ketika langkah kaki ini dipermudah untuk menginjak langsung tanah penjajah... Obrolan iseng akhir tahun 2016 lalu, ternyata di jadikan nyata oleh Tuhan lewat tangan bos .... Jepang jadi negara ke dua berhasil gua kunjungi... Belum terbayang sebelumnya, jangankan membayangkan, mimpi aja enggak mau kesana karena selain ongkosnya mahal, bahasanyapun gua enggak manguasai...Tapi mungkin benar, kalau kita bersyukur, maka Allah tambah terus nikmat, dan sudah pasti saya yakin, berkat doa kedua orang tua, sehingga keberuntungan itu mampir terus menerus... Sebagai bentuk syukur juga, gua pengen cerita soal perjalanan ke Jepang, dan bagaimana persiapan hingga kepulangan gua dari Jepang... Asam manis gurih kecut asinnya perjalanan, masih nampol di ingatan...Kita mulai yaa cerita nya, tapi kalau gak menarik, jangan dibaca, karena sekali baca bisa ketagihan , masuk dalam dunia tulisan gua "Dunia Gita" hahaha....

Senin, 20 Maret 2017

Bahagia itu apa ?

Hai... Hallo... Sudah lama tidak menulis😁 iyaa, aku baru bisa berbaring dan menulis santai justru saat berada di Ibu Kota Jakarta yang kata orang adalah sebuah kota yang tidak pernah tidur... Mungkin itu juga alasannya, malam ini aku belum tidur dan kembali menulis untuk menceritakan, hal yang seperti nya penting untuk kutuliskan bagi pembaca di blog ku ini...

Senin, 27 Februari 2017

Potongan Surga di Greencanyon

Berhubung dan dihubung-hubungkan malam ini gua nulis lagi πŸ˜‹ bukan karena tidak ada tugas ataupun apa, tapi karena badan ini masih terlalu lelah, dan nafas masih terlalu pendek untuk melakukan aktivitas berat... Sehingganya gua memutuskan untuk menulis saja...

Selasa, 31 Januari 2017

Dibalik kesuksesan

Memang dibalik kesuksesan seseorang pasti ada kontribusi besar dari orang-orang yang mencintai dan menyayangi Nya dengan tulus...

Rabu, 18 Januari 2017

Terimakasih 2016! Hallo 2017!

Sudah 2017 ! Pergantian tahun pergantian jumlah usia di dunia... Dan bertambah sawangan blog ini, sangking lamanya tak di tengok.... Okelah tak apa, malam ini mumpung sempat menulis, dan kucoba kembali menuliskan cerita...
2016 kemaren adalah Tahun yang penuh kejutan, penuh drama juga dengan hasil berbagai indikator pencapaian baru... Alhamdulillah... Semoga tahun 2017 ini lebih baik. Amiin... Tapi meskipun banyak hal baru, drama-drama kehidupan baru, buatku paling mengesankan adalah Desember karena benar-benar bisa aku habiskan bersama keluarga, sungguh manis.

Rabu, 07 Desember 2016

Kelas Inspirasi Lampung TIGA Gehhh, Menantu Idaman?

Usai juga liburan ke negeri orang, dan kembali ke Indonesia, sempat menginap semalam di hotel dekat Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banteng. Ke esokan harinya yaitu Enam November, usai sarapan pagi, segera menuju Terminal keberangkatan menuju Sang Bumi Ruwa Jurai. Sampai dirumah bada dzuhur, ternyata Ibunda tercinta sudah menunggu, juga sanak saudara
sedang kumpul, karena memang beberapa waktu belakangan, kondisi nenekku sedang tidak sehat, bahkan dia pun tidak lagi mengenali saat aku datang menghampirinya. Sebenarnya, aku sudah ingin menjenguk, sebelum berangkat ke negeri orang, tetapi keluarga tidak mengizinkan, karena takut aku malah kelelahan jika harus hilir mudik Lampung-Jakarta. Singkat cerita, ke esokan harinya aku sudah memulai aktivitas kerja di daerah pemilihan atasanku, seperti biasa, dari desa ke desa, dari sekolah ke sekolah berkeliling, hingga akhirnya dapat jeda sehari ditanggal Dua Belas November. Tetapi ternyata hari tersebut, aku harus mengikuti breafing kelas inspirasi Lampung. Meskipun bukan kali pertama mengikuti kegiatan ini, tapi aku masih tertib mengikuti breafing sebab aku ingin bertemu dengan fasilitator yang sepertinya belum tau nomorku hingga breafing Zzzz.Kemungkinan besar, saat registrasi di internet, aku salah memasukan nomor handphone. Akhirnya breafing itu di mulai, sebelum mulai aku langsung protes dengan fasilitatorku, kenapa nomorku belum juga dihubungi, padahal aku sudah membalas emailnya. Bukannya dapat jawaban, dia pasar wajah bingung dan agak datar, kesal juga waktu itu, tapi sepertinya dia agak takut dengan cara bicaraku hahahaha

Kamis, 17 November 2016

Bangkok, Thailand (2)


Sesuai janjiku, cerita ini berlanjut seperti sinetron memang tetapi kalau kalian masih penasaran, silahkan menyimak tulisan ini hingga usai... Kalau pun tidak berminat, tak masalah karena aku tidak memaksamu untuk membaca, kau sendiri yang memutuskan untuk mampir ke blog ku, kalau tidak suka silahkan lewatkan
πŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒ
Hari kedua, kembali membawa koper seakan mau tempur... Masukan ke mobil karena usai tour city di Bangkok pada hari kedua, akan lanjut ke kota selanjutnya yaitu Pattaya...Lokasi pertama yang dikunjungi ada Wat Pho atau kuil Budha berbaring, kalau kita orang Lampung menyebutnya Budha Pedom...ini adalah kuil terbesar di Bangkok dan terkenal dengan patung Buddha yang besar dan megah dan yang uniknya posisi patung Budha ini berbaring. Kuil yang dibangun di tahun 1688 ini sebagai tempat Reclining Buddha. Patung berlapis emas ini panjangnya 46 meter dan setinggi 15 meter, sedangkan mata dan kakinya dilapisi oleh kerang mutiara. Maksudnya mengenang saat Sang Buddha masuk Nirwana. Dahulu, Wat Pho merupakan tempat pendudukan umum pertama di Kerajaan Siam, dan sampai kini masih ada pendidikan pijat tradisional Thai yang sangat terkenal di sana. Buka setiap hari jam 8 pagi sampai 5 sore, tiket masuk 20 baht.
Budha Pedom
Diharapkan mengenakan pakaian yang pantas karena namanya juga tempat suci, sudah sepantasnya berlaku sopan, kalau mau pakai mini-mini di pantai saja... Kostum hitam dan jilbab merah marun menjadi pilihanku dihari kedua...Usai berfoto dan berkeliling... Kami berjalan sekitar 5 menit menuju penyebrangan sungai Bangkok, ya kami menuju lokasi yang bernama Wat Arun. Wat Arun disebut juga sebagai kuil fajar atau candi fajar. Candi ini merupakan Candi budha yang terletak di distrik Bangkok Yai, kota Bangkok, di tepi barat sungai Chao Phraya. Usai berfoto dan berbelanja hiasan dinding, kami kembali melanjutkan perjalanan tentu saja dengan melewati sungai Chao Phraya, yakni Sungai yang membelah Bangkok menjadi dua bagian yang hampir sama. Panjang sungai Chao Phraya ini sekitar 372 kilometer, dan mengalir sepanjang bagian Thailand. Sungai ini merupakan sungai utama di Thailand. Kami melewati rumah sakit terbesar Thailand, serta melihat Parahu raja Thailand yang berlapis emas. Tidak terasa, tiba waktu makan siang, kami merapat, alih-alih ingin merasakan makan dekat sungai tapi karena budgetnya pas

Rabu, 16 November 2016

Bangkok, Thailand (1)

Bangkok, Thailand
"Nikmat Tuhan mana lagi, yang mau kau dustakan" menjadi Kalimat pembuka yang aku pilih untuk tulisan ini... Benar-benar bersyukur, tahun ini diberikan kesempatan untuk menginjakan kaki di negeri orang, bukan dalam rangka beban tugas tetapi sebagai hadiah berupa liburan... Semakin ringan kaki, tanpa beban menginjak dan melangkah beberapa hari disana... Tanpa diduga pula justru Thailand menjadi negeri pertama yang aku datangi... Padahal ada banyak negeri lain yang lebih dekat, namun kesempatan pertamaku untuk Thailand...Sebelum keberangkatan ke Thailand, berbagai hal dilakukan dengan keras baik pekerjaan maupun tugas kuliah, sehingga saat liburan di Thailand ini bisa benar-benar di nikmati...

Sabtu, 15 Oktober 2016

Hujan..

Sejak dulu untuk bulan yang ada ujung –Ber- indentik dengan hujan... begitu juga tahun 2016 ini, kedatangan bulan dengan akhiran kata –Ber- disambut hujan. Bulan yang dimaksud SeptemBer, OktoBer, NovemBer dan DesemBer. Bahkan Ibuku pernah bilang kalau saat aku lahir yaitu bulan Desember tahun 1993 silam, setiap hari hujan sehingga seluruh isi rumah bergoyong royong untuk mengeringkan popok yang harus aku kenakan, maklumlah saat itu tidak seperti sekarang semua serba praktis, ada laundry dimana-mana serta pampers yang bisa tinggal dibuang. Lahir sebagai generasi 90’an, jadi masih semi modern, untunglah kami tidak gagap teknologi, meskipun Komputer dikenalkan saat kami duduk di sekolah menengah pertama. Tapi tulisan ini bukan untuk panjang lebar membahas bagaimana aku lahir sehingga bagaimana kondisi fasilitas umum saat aku lahir, tulisan ini aku ingin membahas hujan yang aku alami hari ini, Sabtu 15 Oktober 2016.

Kamis, 06 Oktober 2016

Good Planning bukan berarti Good Implementation.

Hallo...
Apakabar ?
Sudah lama tidak posting tulisan... hampir sebulan :)
iyaa bukannya tidak menulis tapi karena setiap hari aku habiskan untuk menulis dan menganalisis jurnal demi jurnal...
Pilihan untuk kembali mengecap bangku kuliah, mengharuskan diri untuk terus dan terus mengejar ketertinggalan...

Jumat, 09 September 2016

Beragam latar

Jumat, 9 September 2016
Kemarin perkenalan umum, dan hari ini mulai memasuki perkuliahan... Sungguh mengagumkan karena isi kelasnya sangat beragam, latar belakang ilmu sarjananya pun berbeda-beda... Ada Matematika, Teknik, hingga filsafat...90 persen pekerja, ada yang di perusahaan swasta serta berbagai kementerian dan lembaga politik pun ada.. nampaknya akan menyenangkan, karena pengalamannya berbeda-beda... usut boleh usut, latar belakang organisasi eksternal dikelas juga beragam, aktivis dari berbagai bendera... Keragaman yang aku nantikan, tak hanya hijau, biru merah putih hingga kuning ada... Benar-benar Universitas Nasional...

Kamis, 08 September 2016

Kembali ke Kampus

Kamis, 8 September 2016
Alhamdulillah akhirnya...benar-benar kembali ke kampus... Mendengar statement salah seorang dosen tadi saat perkenalan kampus, saya jadi makin yakin tidak salah pilih...
Mulai hari ini, saya akan kembali merajut mimpi di kampus yang tidak banyak orang kenal...Memang kampus ini tidak familiar seperti UI, UGM, ITB ataupun kampus bonafit lainnya atau bahkan memang bukan kampus yang banyak orang-orang impikan, hampir sama kondisinya dengan kampus saya saat sarjana, bukan kampus impian tapi justru kampus untuk meraih impian... Jadi mulai detik ini, saya akan berjuang untuk mempelajari nilai-nilai sosialis dikampus yang dijuluki Kampus Perjuangan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia Adil Makmur yang diridhoi Allah SWT.

Minggu, 28 Agustus 2016

Arti penting pendidikan

Banyak ahli yang menafsirkan apa itu pendidikan, hingga arti pendidikan. Tapi saya akan mencoba menafsirkan arti pendidikan dengan sederhana, bagi saya arti penting pendidikan adalah bahwa kunci membangun perbadaban. Mengapa saya katakan sebuah kunci, karena jika dianalogikan sebuah rumah, untuk mulai kehidupan dirumah tersebut kita membutuhkan kunci untuk memasukinya, begitupula dengan peradaban. Membangun peradaban berarti proses perubahan sistem secara keseluruhan dalam masyarakat. Tanpa pendidikan suatu keniscayaan tatanan kehidupan dalam masyarakat dapat teratur. Tingkat pendidikan menjadi salah satu tolak ukur peradaban sebuah bangsa dan negara. Pendidikan pula yang dapat memutus rantai kemiskinan. Jadi singkat cerita, bahwa arti penting pendidikan adalah kunci membangun perabadan untuk memutus rantai kemiskinan. Mengapa pendidikan? Bukan yang lainnya ?

Jumat, 26 Agustus 2016

Weekend Santai...

Hallo... sudah lama tidak mencoret-coret blog ini...
Mumpung weekend kepikiran untuk coret-coret sedikit... Bingung mau mulai bercerita dari mana...dan topik apa yang mau dibahas... cuma mungkin hal paling menarik itu adalah bicara tentang yang akan datang yaa... meskipun sesuatu yang akan datang tidak pernah bisa diprediksi, tapi hal itu sangat menarik untuk dibicarakan dan dituliskan, soal akan terjadi atau tidak itu sudah urusan Tuhan, sungguh kita gak berhak mencampuri... Oke well, kita mulai... mungkin weekend-weekend santai akan jadi barang langkah mulai bulan depan, karena weekend akan jadi hari ketemu yang namanya "kampus"... Mungkin disana akan bertemu lagi dengan sahabat-sahabat baru, orang tua baru, yang mungkin sudah disiapkan untuk menjadi bahan tulisan kisah hidup seorang hamba... wah... puitis gini πŸ˜‚
Tidak sabar, itu yang saya rasa saat ini... perasaan saya seperti anak SMA yang akan jadi mahasiswa baru... Meskipun sudah pengalaman bahwa tidak seenak itu setelah diujung semester akhir, karena harus berkutat dengan komputer dan hitungan matematika tiap malam... tapi saya merindukan "kampus"... Mungkin kondisinya berbeda jauh, kalau dulu bisa organisasi dan bebas melanglang buana, sekarang mungkin akan lebih formal dan sedikit terstruktur... Kalau dulu sambil jadi wartawan kampus, sekarang sambil kerja... Tidak ada berbeda sebenarnya, hanya status saja... Tapi menikmati setiap proses, karena mengingat pesan salah seorang sahabat bahwasanya Kehidupan bukan Lari Sprint, tapi ada jalan, ada ngesot, ada meraton, kadang harus poco-poco, kadang juga harus seradak seruduk bahkan ... tergantung situasi... "Kampus" adalah tempat yang paling nyaman buat dihuni makanya banyak yang betah dikampus dan banyak yang langsung lanjut untuk study pasca seusai sarjana... Bisa kembali kekampus setelah setahun berada di Akademi kehidupan nyata banget, pakai banget karena hidup di Ibu Kota yang kata orang keras haha... Rasanya bahagia sekali... membayangkan berdiskusi secara ilmiah di ruangan, berdebat dengan dosen tentang kasus terkini, kembali berteman dengan tinta dan kertas... Semoga Kampus perjuangan tidak kalah menyenangkan dengan kampus Hijauku di Tanah Tapis berseri... Warna almamater kampus perjuangan sedikit berbeda saja, jika kampusku dulu ijo tua, sekarang ijo muda seperti daun baru tumbuh... semoga kampus ini menjadi jembatan untuk mencapai impian selanjutnya... sekali lagi, mungkin ini bukan kampus impian, tapi ini adalah ruang buat belajar teori tentang kehidupan nyata, dan jalan meraih impian....

Sabtu, 13 Agustus 2016

Welcome to August !!!

Hallo Agustus !!! Welcome to August !!! beberapa kalimat itu jadi cara anak-anak yang lahir di bulanAgustus menyambut kedatangannya. Ciri utama orang yang lahir pada bulan Agustus menggunakan kata “Agus” dalam namanya. Tulisan ini bukan bertujuan buat bahas si “Agus” tapi sedikit mau bercerita, gak sedikit sih agak banyak, banyak malah... Agustus tahun 2016 ini lagi-lagi dapat kesempatan untuk dapet sesuatu yang baru. Agustus 2016 berangkat ke Nusa Penida, Bali untuk mengajar dan menginspirasi.

Sabtu, 02 Juli 2016

Yakinlah bahwa pernah itu Lampau dan sudah berlalu

Bagiku pernah hanya akan menjadi pernah... pernah artinya lampau dan sudah berlalu... Jangan khawatir aku berkhianat karena pada negarapun aku setia, apa lagi kepada yang bersama untuk mengabdikan diri bersamaku untuk negara...
Gita Leviana Putri